Arti Maksud Rumah Cessie & Cara Mendapatkan Rumah Cessie BTN

Arti Maksud Rumah Cessie & Cara Mendapatkan Rumah Cessie BTN

Rumah cessie adalah istilah dalam hukum Belanda yang merujuk pada rumah atau properti yang dijual secara paksa melalui lelang publik oleh pihak berwenang, biasanya karena pemiliknya gagal membayar utang atau pajak.

Istilah “cessie” berasal dari kata Belanda yang berarti penyerahan atau pengalihan hak, sering dikaitkan dengan pengalihan hak kepemilikan properti akibat wanprestasi.

Dalam konteks sejarah kolonial Belanda di Indonesia, rumah cessie biasanya merujuk pada properti yang disita dan dilelang untuk melunasi kewajiban finansial.

Proses Rumah Lelang Cessie BTN

Rumah lelang cessie BTN merujuk pada properti yang dijual oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui mekanisme cessie atau lelang. Istilah “cessie” berarti pengalihan piutang kredit dari bank kepada pembeli baru, di mana pembeli melunasi sisa utang kredit pemilik lama. Properti ini biasanya adalah agunan (rumah) dari kredit macet yang disita bank karena debitur gagal memenuhi kewajiban pembayaran.

Proses Rumah Lelang Cessie BTN:

Pembayaran Sisa Utang: Calon pembeli harus melunasi sisa utang yang tertera di situs resmi BTN (misalnya, melalui rumahmurahbtn.co.id). Contoh, sebuah rumah di Puri Cikarang Asri, Bekasi, pernah ditawarkan seharga Rp 17 juta untuk sisa utangnya (luas tanah 60 m², bangunan 22 m²).

Kesepakatan dengan Pemilik Lama: Setelah melunasi sisa utang ke bank, pembeli harus bernegosiasi dengan pemilik lama untuk pengalihan nama sertifikat. Pemilik lama biasanya meminta tambahan pembayaran sebagai harga pembelian rumah, sesuai kesepakatan kedua pihak. Proses ini dilakukan secara pribadi tanpa keterlibatan bank.

Alternatif Jika Tidak Ada Kesepakatan: Jika pemilik lama menolak menjual, pembeli bisa mendapatkan pengembalian sisa utang beserta bunga dari pemilik lama. Jika ini juga tidak tercapai, pembeli dapat melelang rumah tersebut untuk memperoleh keuntungan dari hasil lelang.

Lelang sebagai Opsi: Selain cessie, BTN juga melelang properti sitaan secara langsung melalui portal seperti rumahmurahbtn.co.id atau melalui festival lelang seperti Asset Sales Festival Nasional. Harga properti biasanya lebih rendah dari harga pasar, menarik bagi investor.

Contoh dan Informasi Terkini:

Situs Resmi: BTN menyediakan portal rumahmurahbtn.co.id yang menampilkan daftar rumah lelang atau cessie, lengkap dengan detail seperti lokasi, harga, dan jenis properti (rumah tapak, ruko, apartemen).

Harga Murah: Banyak rumah ditawarkan dengan harga miring, misalnya mulai dari belasan juta rupiah, karena harga tersebut mencerminkan sisa utang, bukan nilai pasar penuh.

Tips Membeli:
Pastikan sumber informasi kredibel, seperti situs resmi BTN.

Cek fisik properti dan legalitasnya (sertifikat, status debitur).

Pilih mekanisme pengambilalihan (cessie, lelang, atau novasi) yang efisien.

Contoh Lokasi: Rumah lelang BTN tersebar di berbagai daerah, seperti Bekasi (contoh: Perumahan Trevista Residence, Babelan, harga Rp 575 juta untuk luas tanah 114 m²).

Catatan Penting:

Biaya Tambahan: Selain harga cessie, pembeli perlu mempertimbangkan biaya pengosongan, balik nama, BPHTB, dan pajak (PPN) yang tidak termasuk dalam harga lelang.

Risiko: Proses cessie melibatkan negosiasi dengan pemilik lama, yang bisa rumit jika tidak ada kesepakatan. Sertifikat rumah juga masih atas nama pemilik lama hingga proses balik nama selesai.

Akses Informasi: Informasi rumah lelang BTN dapat diakses melalui rumahmurahbtn.co.id atau aplikasi BTN di App Store/Play Store. Kontak person tersedia untuk detail lebih lanjut.

Untuk informasi terbaru, kunjungi rumahmurahbtn.co.id atau hubungi pihak BTN langsung. Jika Anda ingin detail spesifik (misalnya, daftar rumah di wilayah tertentu), beri tahu saya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ngobrol di WhatsApp?